Sejarah

Sesuai dengan SK Mentri P dan K RI-Kepala Inspektorat Tata Laksana tertanggal Jakarta,30 Juli 1964 No. 79/SK/II terhitung tanggal 1 Agustus 1964 SMA 1 Tarakan resmi menjadi SMA Negara yang berdiri sendiri baik organisatoris, administrative, maupun di bidang teknik kependidikan. Dengan terbitnya SK Direktorat Pendidikan Umum tertanggal Jakarta, 30 Juli 1965 No.8/Dirpu/1965, terhitung tanggal 1 Agustus 1965 SMA Negara ini resmi menjadi SMA Negeri yang berdiri sendiri.

Sekitar tahun 1960 SMA ini adalah merupakan cabang/filial dari SMA Negeri Samarinda (sekarang SMA Negeri 1 Samarinda) dipimpin oleh Kepala Sekolah Yakub I Salu yang dilanjutkan oleh Bapak Yuslimin Sanlias, BA untuk periode 1961-1975. Walaupun SMA ini telah menjadi SMA Negeri namun tantangan-tantangan, hambatan-hambatan, kesulitan-kesulitan, dan lain sebagainya masih banyak sekali yang harus diatasi demi kelancaran pelaksanaan proses belajar mengajar yang pada waktu itu belum stabil di segala bidang. Gedung sebagai sarana tempat melaksanakan proses belajar mengajar dilaksanakan masih meminjam/menggunakan sekolah Cina Chiau Tsung Tarakan yang berdasarkan Surat Berita Acara Peminjaman/Pemakaian tertanggal 7 Juni 1966 No.01/P/1966 penanggung jawab gedung tersebut adalah Kepala SMP Fajar. Akhirnya sesuai SK Kepala Kantor Wilayah Depdikbud Propinsi Kaltim tertanggal 20 Agustus 1975 No. D.III/PW-KT/1975 terhitung tanggal 20 Agustus 1975 sekolah Cina Chiau Tsung yang dipinjam sebagai tempat pelaksanaan proses belajar mengajar dan kegiatan lainnya oleh Kepala Kantor Wilayah Depdikbud Propinsi Kaltim secara resmi diserahkan penggunaanya kepada SMA Negeri Tarakan.

Sejak saat itulah SM A Negeri memiliki gedung sendiri. Berkat keuletan Kepala Sekolah dan kerjasamanya dengan para guru/pendidik, baik guru tetap maupun guru honor maka segala tantangan, kesulitan, hambatan dapat diatasi sehingga pelaksanaan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan lancer yang kemudian dapat menghasilkan lulusan yang membanggakan.